Ambil hikmah dari imah



Imah Jagonya flying fictim wkwk, iya ya mungkin sebab lingkungan dia berkembang dan pola asuh dari keluarga yah begitu dah maklum. Pembelajaran buat lu nanti jika lu sudah menikah dan berkomitmen untuk mempunyai keturunan lu harus siap dan bertanggung jawab untuk keluarga lu. Ada istri dan anak-anak yang harus lu berikan rasa sayang serta apapun kebaikan yang memang lu harus beri. Anak ga meminta dilahirkan dan anak juga ga bisa memilih dia mau lahir dari keluarga yg seperti apa, takdir Tuhan yang menjadikan semua terjadi. Sebagai orang tua kelak, lu harus bertanggung jawab atas setiap tumbuh kembang anak lu, jangan mau bersetubuh aja ! Anak hasil persetubuhan lu dengan bini lu harus lu jaga dengan baik itu amanah dari Tuhan. Pola pikir lu harus benar ded, jangan siksa dan berikan kesedihan karena kemiskinan dan kebodohan lu. Anak lu harus mendapatkan gizi yg tercukupi, tumbuh kembang dalam keluarga yg harmonis dan saling menyayangi serta mensupport selalu dalam hal baik, lu harus mampu memberi akses pendidikan yang terbaik untuk anak lu nanti. Jika anak lu udah sekolah lu harus sekolah kan di sekolah yang terbaik, tumbuh dilingkungan pertemanan yang baik dan mengembangkan dirinya. Lu harus mampu memberi akses informasi dan relasi yang berkualitas untuk anak lu. Lu harus mampu memberikan fasilitas ekstra kurikuler pada minat dan bakatnya dia kelak selama apapun yang ia lakukan tidak melanggar syariat agama.

Dari pengalaman hidup yang lu udah alami, baik dan buruk itu jadi milik lu. Lu harus berusaha memberikan fasilitas terbaik untuk keluarga dan anak-anak lu kelak. Kenikmatan apapun yang telah lu dapat dari orang tua lu itu harus bisa lu berikan juga kepada anak lu bahkan dengan lebih baik dan keburukan serta kepahitan yang pernah lu alami sebisa mungkin dengan segala daya dan upaya lu harus berjanji ga boleh anak lu mengalami kepahitan hidup seperti lu dulu pernah alami. Untuk mencapai semua itu dibutuhkan persiapan, lu harus ada rencana kedepannya. Mau punya anak berapa? Sekolah dimana? Bagaimana standard hidup yang akan lu berikan untuk keluarga dan anak-anak lu nanti? Dsb lu harus pikiran dan persiapkan itu dengan baik

Anak yang tumbuh dengan kasih sayang orang tuanya dan memiliki akses gizi dan pendidikan yang terbaik akan cenderung mampu menghadapi tantangan kehidupan sesuai zamannya dia kelak dan itu tanggung jawab lu, karena itu anak lu !!

Oke kita ambil contoh Imah, dengan segala penderitaan hidup dimasa kecilnya karena (maaf menurut gua) kesalahan orang tua nya. Apalah punya anak banyak buat kalo mati bisa angkut kurung batang orang tuanya, anak sebagai investasi masih kecil bisa suruh ngemis udah gede suruh nanggung beban hidup orang tua dan keluarga, dsb cerita hidup Imah lainnya tapi tanggung jawab serta kewajiban orang tua terhadap hak anaknya tidak ditunaikan dengan benar. Yang semua itu berefek domino pada mental dan tumbuh kembangnya. Contohnya nalar berpikir nya Imah saat ini sudah berusia 34 tahun tetapi usia yang dewasa itu tidak menjadikan pikirannya dewasa juga dan nalar nya yg rendah seperti anak belasan Tahun. Kasian hidupnya dan pasangan nya yang harus mengajari tumbuh kembang seperti rasanya menjadi orang tua untuk Imah hehe. Hal-hal seperti ini yang harus lu persiapkan dan harus lu hindari agar anak lu ga merasakan apa yg pernah Imah rasakan......

Bersambung dilain waktu.....

Sedikit screenshot dari chat dengan Imah, history aja sebagai pembelajaran dan evaluasi masa depan yang lebih baik





Ga ada syukurnya ini perempuan, pelit dan ga ada pedulinya ini perempuan ke lu 

Komentar