Euforia kejayaan IPTEKS dimasa lalu, masa sekarang apa yang umat islam ciptakan?




 Ini copas tulisan saya dari diskusi tuton UT

Saya sepakat dengan penjelasan yang ibu dosen tulis diatas, ilmu pengetahuan, teknologi dan seni (IPTEKS) merupakan bagian dari amanah untuk kehidupan kita di dunia ini dan IPTEKS harus di perjuangan oleh kita manusia yang beriman karena itu fungsi dan tugas manusia sebagai khalifah di muka bumi ini untuk membawa peradaban umat manusia agar kehidupan nya lebih berkualitas dan bermakna. Terwujud kehidupan masyarakat yang madani

IPTEKS adalah singkatan dari Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Seni, yang merujuk pada gabungan antara pengetahuan yang diperoleh melalui metode ilmiah dan penerapan praktisnya melalui teknologi untuk memecahkan masalah dan meningkatkan kualitas hidup manusia. IPTEKS tidak hanya tentang pengetahuan dan teknologi, tetapi juga mencakup pengembangan seni untuk menciptakan alat, mesin, sistem, dan proses yang bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari. 

Seseorang dengan iman islam nya dan sedalam pengetahuan agama yang dimilikinya lalu dijalankan dalam keseharian nya pasti ia ingin selalu mengharapkan ridho Allah dari perbuatan yang ia lakukan dan orang yang iman nya jujur kepada Allah SWT ia akan takut dalam berbuat hal yang tercela dan melanggar nilai-nilai syariat Islam. Dalam konteks IPTEKS ini seorang muslim sejati ia belajar dan beresperimen dari apa yang ia pelajari dan menghasilkan sesuatu karya/ hal kontribusi lainnya ia akan menisbatkan itu semua kepada Allah SWT, bukan untuk tujuan komersial semata misalnya ataupun hal-hal duniawi lainnya 


Dunia ini ibarat jembatan seseorang untuk menuju kehidupan akhirat kelak, dunia ini memang tempat berjuang dalam iman untuk mendapat ridho Allah, agar kelak Allah SWT tempatkan manusia pada tempat terbaik nya (surga) yang kenikmatan nya kekal abadi selamanya. 


Ada satu hal dari caption soal diatas mengelitik pikiran saya, saya rasa umat islam dimasa sekarang kenapa selalu membanggakan euforia kejayaan islam di masa lalu tanpa berpikir gimana kita umat islam dimasa sekarang dapat berkontribusi seperti umat islam terdahulu itu. Saya rasa euforia ini kebiasaan yang selalu di agung-agungkan, membuat malas umat islam masa sekarang ini. Dari aspek IPTEKS umat islam sekarang kalah dibandingkan dengan umat-umat lain. Apa yang mau di banggakan dari umat islam dimasa ini? Kapan terakhir kali kita umat islam meraih penghargaan Nobel ? Apa yang umat islam dimasa ini telah ciptakan untuk perkembangan IPTEKS dan peradaban umat manusia? Jadi saya kurang sepakat dalam hal mengulik kejayaan islam di masa lalu tetapi umat islam dimasa sekarang tidak berbuat apa-apa, tidak ada kontribusi berarti untuk peradaban ini. Kenapa umat islam dimasa sekarang yang selalu merasa benar dan sebagai populasi mayoritas kalah kontribusi nya dengan umat lain yang jumlahnya sedikit? Hal ini saya rasa lebih menarik dan baik untuk di diskusikan.


Kesimpulannya, pendapat saya kemajuan IPTEKS tidak akan mengganggu nilai-nilai dan syariat islam jika segala hal yang dilakukan itu niat nya adalah mencari ridho Allah SWT, bukan karena ambisi dan nafsu duniawi. IPTEKS dalam Islam adalah sarana untuk beribadah, memakmurkan bumi, dan menegakkan kemaslahatan dan saya sepakat dengan pendapat ini. Mempelajari dan menghasilkan sesuatu karya dari sebab memperdalam IPTEKS adalah perjuangan umat islam di masa sekarang 

Komentar